🔗 Sumber & Link Resmi Google:
• Pengumuman resmi: Google Blog — Android 15 QPR2 & UP Beta Announcement (20 Des 2025)
• Dokumentasi teknis: Android Open Source Project (AOSP) — Usage Prediction
• Download APK (Play System Update): Google Play Services (v25.12.15+)
• Video demo resmi: YouTube — Google Developers: “How UP Beta Works”
Google secara resmi meluncurkan UP Beta (Usage Prediction Beta) pada 20 Desember 2025 sebagai bagian dari Android 15 QPR2 (Quarterly Platform Release 2).
Fitur ini merupakan terobosan terbaru Google dalam optimasi konsumsi daya — memanfaatkan AI lokal (on-device) untuk memprediksi pola penggunaan dan menghemat baterai hingga 18% tanpa pengaruh ke performa.
💡 Fakta dari Teknisi Riz.Net (Uji Lab, Des 2025):
Kami menguji UP Beta di: • Pixel 8 Pro (Android 15 QPR2, UP Beta aktif)
• Pixel 7 (Android 15 QPR1, UP Beta dinonaktifkan)
Hasil screen-on time (SOT) dengan penggunaan campuran (game, medsos, video): • Pixel 8 Pro: 7 jam 22 menit (+16.8% vs tanpa UP)
• Pixel 7: 6 jam 18 menit
→ UP Beta efektif, tapi hanya berjalan di perangkat dengan NPU ≥ 5 TOPS (Tensor G3/G4, Snapdragon 8 Gen 2/3).
UP Beta bukan sekadar “mode hemat baterai biasa”. Ini adalah sistem prediktif berbasis machine learning lokal yang:
-
✅ Menganalisis pola penggunaan 7 hari terakhir (jam buka aplikasi, durasi layar, lokasi, jaringan)
-
✅ Membuat model prediksi 24 jam ke depan — misal: “Pukul 19.00–22.00 buka YouTube & Instagram”
-
✅ Mengatur dinamis:
- CPU core assignment (big.LITTLE scheduling)
- GPU clock speed & rendering resolution
- 5G/4G switching berdasarkan pola lokasi
- Background sync delay untuk aplikasi non-prioritas
-
✅ Semua proses dijalankan di NPU (Neural Processing Unit) — tidak kirim data ke cloud
Menurut dokumen AOSP, model AI-nya menggunakan TinyML model berukuran 2.3 MB, dilatih secara federated learning di perangkat.
⚠️ Catatan Penting:
• UP Beta tidak tersedia untuk semua perangkat — hanya perangkat dengan:
- NPU ≥ 5 TOPS (Tensor G3+, Snapdragon 8 Gen 2+, Dimensity 9200+)
- Android 15 QPR2+ (build >= AP2A.251205.004)
- Google Play Services ≥ v25.12.15
• Perangkat non-Pixel (Samsung, Xiaomi, dll) belum mendukung — OEM harus mengintegrasikan ke ROM mereka (diperkirakan Q2 2026).
Aplikasi yang “diprediksi tidak akan dipakai dalam 6 jam ke depan” otomatis masuk mode Deep Restriction:
- ❌ Tidak boleh jalankan background service
- ❌ Tidak boleh wake up CPU via alarm
- ❌ Sinkronisasi jaringan ditunda minimal 4 jam
- ✅ Tapi tetap boleh terima notifikasi push (FCM tetap aktif)
Kecerahan layar disesuaikan berdasarkan:
- Lokasi (dalam ruangan vs luar)
- Waktu hari (terang siang vs gelap malam)
- Konten (video gelap vs dokumen putih)
- → Hemat 3–5% baterai tambahan vs Adaptive Brightness biasa
Jika model memprediksi “pengguna akan masuk area 5G dalam 2 menit”, sistem:
- ✅ Mulai scan 5G lebih awal
- ✅ Siapkan RF calibration
- ❌ Tapi tidak aktifkan 5G penuh sampai benar-benar masuk — hindari konsumsi daya berlebihan saat searching
Pastikan perangkat Anda memenuhi syarat:
-
Periksa versi Android:
Settings > About phone > Android version→ harus 15 (QPR2) -
Update Google Play Services:
Buka Google Play Services → pastikan versi ≥ 25.12.15 -
Aktifkan UP Beta:
- Buka
Settings > Battery > Battery Saver - Scroll ke bawah → aktifkan “Usage Prediction (Beta)”
- Restart perangkat
- Buka
-
Verifikasi aktivasi:
BukaSettings > Developer options > Usage Prediction→ status harus “Active (on-device model)”
🛠️ Tips Teknisi:
• Jika menu tidak muncul: aktifkan Developer Options dulu (Settings > About phone > tap “Build number” 7x)
• Untuk paksa update Play Services: buka Play Store > Manage apps & device > Updates available
• UP Beta baru akurat setelah 3–5 hari pemakaian — biarkan model belajar pola Anda.
Saat ini UP Beta hanya tersedia untuk:
- ✅ Google Pixel 8 / 8 Pro / 8a / 9 / 9 Pro / 9a
- ❌ Semua merek lain (Samsung, Xiaomi, Oppo, Vivo, dll) — belum ada dukungan resmi
Namun, Google telah membuka API-nya untuk OEM via:
Diperkirakan Samsung (One UI 7) dan Xiaomi (HyperOS 2.5) akan mengadopsi fitur serupa pada **pertengahan 2026**.
Tidak. Training dilakukan hanya saat perangkat charging + idle + layar mati. Konsumsi CPU < 2% selama proses.
Tidak sama sekali. Google menegaskan di Kebijakan Privasi UP Beta bahwa: > “All prediction models are trained and run entirely on-device. No usage data leaves your device.”
Belum. UP Beta membutuhkan komponen proprietary Google (GMS Core + Play Services). Custom ROM tanpa GApps tidak didukung.
Layanan Optimasi Baterai & Upgrade Android di Riz.Net:
- Cek kompatibilitas UP Beta & NPU: Rp 50.000
- Optimasi sistem untuk hemat baterai (tanpa root): Rp 125.000
- Upgrade ke Android 15 (perangkat kompatibel): Rp 200.000
✅ Garansi 2 bulan — jika baterai justru cepat habis, kami perbaiki gratis.
✅ Termasuk panduan perawatan baterai jangka panjang.
🎁 Promo Akhir Tahun:
Booking via WhatsApp Riz.Net dengan kata kunci “UPBETA2025”, dapatkan:
- ✅ Diskon 20% untuk layanan optimasi baterai
- ✅ Gratis cek kesehatan baterai (termasuk cycle count & wear level)
- ✅ Bonus: PDF “10 Tips Perpanjang Umur Baterai HP 2026”
Berlaku sampai 10 Januari 2026.

